Tutup
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta. Selanjutnya...

ayub-s-parnataLahirdi Bandung pada tanggal 4 Desember l932. Menamatkan sekolah HBS (SMA) pada tahun 1951. Tahun 1947, penulis mulai bertani anggrek dan digelutinya sampai sekarang. Pada tahun 1956 bersama kelompok tani anggrek memprakarsai berdirinya Perhimpunan Anggrek Indonesia, berpusat di Bandung.

Selanjutnya...
Panel Atas
YOOtheme

Buku Baru

Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit
Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit

Sukses Membibitkan Belut di Lahan Sempit
Sukses Membibitkan Belut di Lahan Sempit

Solusi Sehat dengan Jus Buah & Sayuran
Solusi Sehat dengan Jus Buah & Sayuran

Konsultasi Tokek
Konsultasi Lele

konsultasi-lele
Konsultasi Lele

Konsultasi Belut

konsultasi-belut
Konsultasi Belut

Cikal Aksara (imprint)

Seputar Kirim Naskah

tanya-jawab-kirim-naskah

Profil Penulis

Isman
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta.
Read more text
Panduan Lengkap Budi Daya & Bisnis Lele
Ditulis oleh Newsroom   
Rabu, 10 Maret 2010 11:05

buku-pintar-bisnis-leleBudi daya Iele, baik Iele lokal maupun Iele dumbo, sudah lama dikenal dan digeluti masyarakat Indonesia. Dibandingkan dengan budi daya ikan air tawar lainnya, minat masyarakat untuk membudidayakan ikan tidak bersisik ini memang Iebih tinggi dan Iebih merata di berbagai daerah.

Mengapa masyarakat sangat berminat menginvestasikan uang untuk membudidayakan Iele, terutama Iele dumbo, dibandingkan dengan budi daya ikan air tawar Iainnya? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa menelaah dari prospek dan sisi keuntungan yang dapat diperoleh seseorang dengan membudidayakan lele.

Bukan tanpa alasan seseorang memilih berinvestasi dalam usaha budi daya lele. Di antara keuntungannya, lele termasuk ikan yang terkenal ‘tahan banting’. Untuk dapat bertahan hidup, lele tidak memerlukan kondisi atau persyaratan air khusus. Lele tidak membutuhkan oksigen terlarut dalam air yang cukup. Lele bisa menghirup oksigen di udara dengan cara menyembul ke permukaan air karena memiliki alat pernapasan tambahan (arborescent).

Oleh sebab itu, lele dapat dibudidayakan hampir di setiap daerah dan di sembarang tempat, sekalipun minim air. Bahkan, benih berukuran sedang lele dapat hidup di comberan. Meski demikian, dalam budi daya lele tak berarti kondisi air bisa diabaikan atau diremehkan begitu saja. Untuk memacu pertumbuhan, produktivitas, dan menjaga kesehatan lele, tentu saja ketersediaan dan pemeliharaan air menjadi hal penting yang harus dilakukan.

Keuntungan lainnya, masa pemeliharaan lele lebih singkat dibandingkan dengan masa pemeliharaan ikan air tawar lainnya, baik pembenihan maupun pembesaran. Sebagai contoh, budi daya pembesaran lele secara intensif, hanya membutuhkan waktu sekitar 2--3 bulan untuk mencapai ukuran konsumsi, tergantung padat penebarannya.

Teknik pemeliharaan lele juga cukup sederhana. Peralatan dan bahan yang dipakai terbilang mudah ditemukan. Hanya saja perlu ketlatenan. Benih lele juga relatif lebih murah dan gampang diperoleh. Untuk kisaran harga benih lele ukuran 5—7 cm saat ini  sekitar Rp 100—Rp 125. lebih murah tiga kali harga ikan nila, mas, dan gurami.

Masa pembenihan dan pembesaran yang cepat, otomatis perputaran keuangan juga lebih cepat. Sementara itu, permintaan pasar terhadap lele sangat stabil, bahkan terus meningkat. Prospek ini menjadikan budi daya dan bisnis lele tidak pernah ada matinya.

Mungkin Anda tertarik? Lalu, apakah Anda tahu tentang tahapan-tahapan dan teknik rinci yang mesti dilakukan dalam budi daya lele? Jika belum, AgroMedia Pustaka telah menerbitkan “Buku Pintar Budi Daya & Bisnis Lele” yang akan memandu Anda secara terperinci membangun usaha budi daya lele.

Di dalam buku yang ditulis oleh Darsono, SP ini dibahas mulai dari pengantar seputra prospek dan keuntungan budi daya lele, pengenalan karakteristik lele, membuat tahap persiapan budi daya, pembenihan, pembuatan kolam dan media alternative, pembesaran lele, jenis-jenis pakan dan permasalahannya, penanganan hama dan penyakit, hingga penanganan pascapanen dan pemasaran.

Selain itu, Anda juga bisa menghitung anggaran yang dibutuhkan melalui simulasi biaya atau analisis usaha yang kami sertakan di dalam buku ini. Tunggu apa lagi?

Selamat mencoba!

Terakhir diperbarui, Rabu, 10 Maret 2010 11:13